Anaknya Ngotot Gugat Warisan Padahal Sang Ibu Masih Hidup, Ibu Ningsih: Dia Harus Bayar Air Susu Saya!

Baru-baru ini, konflik keluarga di Lombok Tengah, menyita perhatian publik.

Praya Tiningsih menolak gugatan warisan yang dilaporkan anaknya sendiri Rully Wijayanto di Pengadilan Agama Praya, Lombok Tengah, Kamis, (13/08).

Sponsored Ad

Ningsih mengungkap penolakannya di persidangan, menurutnya sikap Rully sangat keterlaluan.

"Dia (Rully) tetap ngotot agar tanah itu tetap dibagi, padahal wasiat bapaknya tidak boleh untuk dibagi. Jadi dia tidak ingin berdamai, saya pun tidak ingin berdamai, biar deh lanjut perkaranya," kata Ningsih.

Melihat kelakuan anaknya itu, Ningsih sampai mengancam akan menuntut air susu yang sudah diberikan selama Rully dirawat.

"Pokoknya saya tidak maafkan dia (Rully), pokoknya dia harus bayar air susu saya, saya sudah capek jadi ibu, saya sudah bosan," kata Ningsih dengan nada tinggi.

Sponsored Ad

Sementara Rully tetap dengan pendiriannya, menginginkan agar warisan itu tetap dibagi.

"Nanti kalau sudah putusan kita akan tahu hak-hak kita, hak adik saya, hak mama saya, dan ini juga untuk jaga-jaga kalau nanti ada yang mengeklaim harta warisan almarhum bapak," kata Rully.

Sponsored Ad

Rully menyebutkan bahwa rumah yang sudah berdiri di atas tanah seluas 420 meter persegi itu tidak akan dirusak atau pun dijual, dan akan tetap menjadi rumah bersama.

"Walaupun sudah dibagi, rumah itu tidak akan dirusak, tidak akan disekat, atau tidak akan dijual. Tetap rumah itu berdiri seperti semula, hanya saja kita tahu hak-hak kita," kata Rully.

Sebelumnya diberitakan, harta warisan yang ingin digugat oleh Rully yakni tanah seluas 420 meter persegi bersama uang deposit sepeninggal almarhum ayahnya.

Persoalan menggugat tanah warisan itu berawal dari kekecewaan Rully karena Ningsih tidak mengizinkan Rully untuk membuat ruang tamu dan dapur. 


Sumber: Grid

Kamu Mungkin Suka