Warung Kopinya Digeruduk Ormas dan Dicaci Maki, Pemilik: Bisa Bapak Kasih Aku Makan?

Video warung kopi di Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara digeruduk sejumlah orang karena buka di bulan puasa, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah pemilik akun Twitter @tjhinfar21, Rabu (29/4/2020).

Sponsored Ad

Pada cuitannya, ia menjelaskan bahwa warung kopi milik seorang ibu bernama Lamria Manullang itu diamuk oleh ormas.

"Lagi lagi ormas preman berkedok agama membuat onar (emoji marah). Kejadian di Pekan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara," cuit @tjhinfar21.

"Warung kopi ibu Lamria Manullang diamuk sekelompok massa karena buka di bulan puasa. Kelakuan mereka selain mabok agama juga krisis nurani," tulis @tjhinfar21.

Ada dua video yang diunggah @tjhinfar21. Dalam video pertama yang berdurasi 8 detik, terlihat keributan di salah satu warung, dimana sejumlah orang marah-marah bahkan ada yang melempari barang ke arah warung tersebut. Tampak beberapa orang mengenakan peci dan jubah putih.

Sponsored Ad

Sementara di video kedua, tampak pemilik warung terlibat adu mulut dengan angggota ormas. Terdengar si anggota ormas ngamuk-ngamuk seperti merusak barang, mengeluarkan kata-kata kasar, hingga membentak pemilik warung.

"Boda*! Bubar!" teriak anggota ormas.

"Pak, Pak...," ujar si ibu.

"Apa kau!" bentak anggota ormas.

Ibu itu kemudian berusaha menjelaskan jika dirinya membuka warung untuk kelangsungan hidup sehari-hari.

"Pak, saya makan dari mana? Saya makan dari mana Pak? Saya warga sini," ujar sang ibu.

Sponsored Ad

"Kau makan dari mana!... Warga mana pun kau!" anggota ormas kembali membentak.

Wanita paruh baya itu terus berusaha menjelaskan dari mana dirinya mendapat makan jika warungnya ditutup.

"Pak, saya makan dari mana, bapak ini gimana?. Bisa bapak kasih aku makan? Pak, bisa bapak kasih akun makan?" ucap ibu itu. Anggota ormas pun tak ada yang menjawab.

Di video kedua yang berdurasi 2,19 menit itu, wanita tersebut juga menjelaskan bahwa warungnya ditutup dari luar.

Sponsored Ad

"Kan ditutup Pak," katanya.

"Ditutup tapi kan jualan juga kan, puasa," jawab anggota ormas lainnya.

"Jadi saya makan dari mana Pak?" timpal sang ibu.

"Lho kami tidak ada yang larang kalau jualan, tapi kan... Kami tidak ada yang larang.... tapi kan.., ditutup," balas anggota ormas.

"Kan itu ditutup Pak," ujar ibu itu. "Katanya harus ditutup, saya tutup," sambungnya.

Di akhir video, suara si ibu mulai meninggi karena barang-barangnya hendak dibawa oleh para anggota ormas.

Sponsored Ad

"Jangan bawa barang-barang saya itu! Bapak bisa kasih saya makan, ha!! Bisa bapak kasih saya makan?!" teriak sang ibu.

"Diam kau!! Apa? Diam kau! Anji** kau! apa?" bentak anggota ormas.

"Hei! Bisa kau kasih saya makan dalam bulan ini? Bisa kau?" tegas si ibu.

Pertanyaan ibu itu hanya dijawab dengan teriakan dan caci maki dari anggota ormas.

"Apa! Anji**!! Anji**! Apa kau!" teriak anggota ormas.

"Kalau bisa kamu kasih saya makan, saya tutup," kata ibu Lamria.


Sumber: netralnews

Kamu Mungkin Suka