13 Tahun Cerai dari Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curhat Ketakutan Terbesar Soal Anak-Anaknya!

13 tahun bercerai, Tata Cahyani, mantan istri putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akhirnya mau mengungkapkan perasaannya ke publik. 

Curahan hati  Tata Cahyani setelah 13 tahun bercerai dan menjadi orangtua tunggal buah cintanya dari Tommy Soeharto ini  dia tuliskan di akun instagramnya, tepat di Hari Ibu Internasional, Minggu (12/5/2019).

Sponsored Ad

Tata Cahyani memang sengaja mempersilahkan para pengikutnya untuk bertanya seputar masalah ibu. 

Kontan hal itu tidak dilewatkan netizne untuk mengorek masalah pribadi Tata. 

Seorang netizen menanyakan tentang kesulitan Tata membesarkan dua anaknya,  Dharma Mangkuluhur dan Radhyana Gayanti Hutami setelah bercerai dari Tommy pada September 2006 silam. 

"Bagaimana Anda bisa menjaga mereka tetap utuh," tanya netizen. 

Pertanyaan itu dijawab lugas oleh wanita asal Solo, Jawa Tengah ini. 

Sponsored Ad

Menurutnya, hal itu tidak bisa dikatakan mudah.

Tetapi perjuangannya membesarkan kedua buah hatinya sepadan dengan perjalanan dan pelajaran hidup yang bisa didapatnya. 

Untuk membuat anak-anaknya tetap utuh, tata mengajarinya tentang nilai dan pengalaman. 

Lalu, ada juga yang bertanya kesulitan Tata menjadi seorang orangtua tunggal. 

Sponsored Ad

Dikatakan wanita yang kini dekat dengan bintang Hollywood, Bobby Tonelli ini, saat menjadi ibu dia harus menjalankan dua peran sekaligus, yakni seperti polisi yang baik dan polisi yang buruk. 

"Menjadi ibu, tetapi juga 'ayah' yang lembut serta memberikan cinta yang kuat," tegas Tata. 

Disinggung tentang ketakutan terbesarnya menjadi seorang ibu, Tata mengakui ketakutannya itu muncul saat putranya, Darma sedang berada di lintasan balap dan sedang mengalami k*cel*kaan. 

Sponsored Ad

"Setelah dibawa ke rumh s*kit dengan ambulans, dia mengatakan kepada saya, dia ingin melanjutkan balapan," urai Tata. 

Saat itu naluri keibuannya memintanya untuk tidak melanjutkan balapan karena dia takut akan melukai anaknya. 

"Tapi aku tidak akan membiarkan ketakutanku menjadi ketakutannya juga," sambungnya. 

Akhirnya, Tata dengan sedih membolehkan sang putra untuk melanjutkan balapan sampai akhirnya Darma mampu membuktikan dari awalnya berada di tempat terakhir, akhirnya menjadi runner up di kejuaraan terbuka karting Asia tahun itu.

Sponsored Ad

"Membiarkan rasa takut saya dan mengubahkan menjadi dukungan untuk anak-anak saya sehingga mereka bisa menjadi yang terbaik yang mereka bisa," pesannya. 

Di bagian lan, Tata juga memberikan nasehat tentang apa yang perlu dimiliki seorang ibu. 

Sponsored Ad

Menurut Tata, seorang ibu harus menjadi pendengar yang terbiak dan membangun jalur komunikasi dua arah dengan anak-anaknya. 

"Seringkali kalau anam membuat kesalahan dan melanggar peraturean kita, kita marah dan fokusnya pada perbuatan kesalahannya bukan mengapa mereka melanggar peraturan itu. Biasakan lah untuk mendengarkan mengapanya dulu... lalu dari situ beri hukuman yang tepat," ujarnya. 

Seperti diketahui, Tommy menikahi Ardhia Pramesti Regita Cahyani atau Tata Cahyani yang saat itu masih berusia 22 tahun pada tanggal 30 April 1997 di Masjid At-Tin di Taman Mini Indonesia Indah.

Tata merupakan keturunan Mangkunegaran Surakarta.

Dari pernikahan mereka lahir dua anak, Dharma Mangkuluhur dan Radhyana Gayanti Hutami.

Pada 15 Mei 2006, Tata meminta bercerai dan pindah ke Singapura. Mereka bercerai bulan September 2006.


Sumber: TribunNews

Kamu Mungkin Suka